Investasi SBN Ritel Melalui JConnect Invest
Date: 02 februari 2026Kategori :
Obligasi Negara Ritel (ORI) adalah Surat Utang Negara yang dijual oleh Pemerintah kepada investor ritel di Pasar Perdana Domestik, diterbitkan tanpa warkat, dan dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder.
Spesifikasi Produk
- Spesifikasi ORI029 adalah sebagai berikut :
-
Keterangan ORI029 – T3 ORI029 – T6 Masa Penawaran 26 Januari 2026 – 19 Februari 2026 Tanggal Setelmen 25 Februari 2026 Jangka Waktu 3 Tahun (15 Februari 2029) 6 Tahun (15 Februari 2032) Jenis Kupon Fixed Rate (Tingkat Bunga Tetap) Tingkat Kupon 5,45% per tahun 5,80% per tahun Kupon Pertama 15 April 2026
(Pembayaran Kupon dilakukan tanggal 15 setiap bulannya. Apabila tanggal 15 merupakan hari libur, maka akan dibayarkan pada hari kerja berikutnya)Minimum Pemesanan Rp 1.000.000,- dan Berlaku Kelipatan Maksimum Pemesanan Rp 5.000.000.000,- Rp 10.000.000.000,- Cashback Rp 50.000,- untuk minimum pemesanan Rp 100.000.000,-
(Fresh Fund) melalui Aplikasi J-Connect InvestPerpajakan Pajak final 10% dari kupon bulanan
Keunggulan
- Keunggulan berinvestasi pada Obligasi Negara Ritel (ORI) antara lain :
- Aman, dengan Kupon dan pokok dijamin Negara.
- Kupon Menarik, lebih tinggi dari rata-rata Deposito, dengan pajak lebih rendah.
- Kupon Tetap, sampai dengan jatuh tempo.
- Investasi Ringan, dengan minimum investasi hanya Rp 1 juta.
Risiko Produk
- Risiko Gagal Bayar : Risiko gagal bayar (default risk) adalah risiko apabila investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo baik kupon maupun Nilai Nominal. Sebagai instrumen pasar modal, ORI029 termasuk instrumen yang bebas risiko (risk free instrument) karena pembayaran kupon dan Nilai Nominal ORI029 dijamin oleh Pemerintah berdasarkan Undang-Undang SBSN dan Undang-Undang APBN.
- Risiko Likuiditas : Risiko likuiditas (liquidity risk) adalah potensi kerugian apabila sebelum tanggal Jatuh Tempo pemilik Obligasi Negara Ritel Seri ORI029 yang memerlukan dana tunai mengalami kesulitan dalam menjual ORI029 di Pasar Sekunder pada tingkat harga (pasar) yang wajar. Holding period sampai tanggal 15 April 2026. ORI029 dapat diperjualbelikan mulai tanggal 16 April 2026.
- Risiko Pasar : Risiko pasar (market risk) adalah potensi kerugian (capital loss) apabila terjadi kenaikkan tingkat bunga yang menyebabkan penurunan harga sekunder ORI029 di Pasar Sekunder sebelum tanggal Jatuh Tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga belinya.
Tata Cara Pemesanan
Simulasi Kupon
Biaya dan Kewajiban
- Biaya dan kewajiban yang dapat muncul pada ORI029 adalah sebagai berikut :
- Biaya Penyimpanan Surat Berharga (Biaya Kustodi) oleh Kustodi sebesar 0,0111% per tahun dari Nominal Kepemilikan ORI029.
- Bebas Biaya Transfer Kupon.
- Pajak 10% atas Kupon.
Persyaratan Pembelian Obligasi Negara Ritel Seri ORI029
- Perseorangan, Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan KTP yang terdaftar di Dukcapil.
- Memiliki Rekening Dana di Bank Jatim.
- Memiliki Rekening Surat Berharga dan Single Investor Identification (SID) yang telah terdaftar di Bank Jatim.
- Aktivasi/Update J-Connect Invest by BankJatim.
Disclaimer
- Brosur ini sebagai sarana informasi mengenai Surat Berharga Negara (SBN) Ritel dan tidak dimaksudkan sebagai penawaran resmi untuk membeli.
- Pelajari terlebih dahulu seluruh informasi mengenai penawaran SBN Ritel secara seksama sebelum Anda melakukan investasi. BankJatim tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh investor yang melakukan investasi pada SBN Ritel. Nasabah wajib membaca dan memahami Memorandum Informasi SBN Ritel sebelum berinvestasi pada ORI029.
- Keputusan untuk membeli SBN Ritel ini hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan investasi dan tingkat preferensi terhadap risiko investasi.
- SBN Ritel bukan produk Perbankan, Bank Jatim semata-mata bertindak sebagai Mitra Distribusi yang ditunjuk oleh Kemenkeu.
Untuk ketentuan/keterangan lebih lanjut mengenai produk-produk kami, mohon menghubungi Info Bank Jatim 14044 atau datang langsung ke Kantor Cabang Bank Jatim
Bank Jatim berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia Bank Jatim merupakan peserta penjamin LPS
//


